Perbedaan Hydrating Dengan Moisturizing - PRATISTA

Perbedaan Hydrating Dengan Moisturizing

1 bulan yang lalu      Informasi Seputar Kulit dan Kecantikan

Perbedaan Hydrating Dengan Moisturizing

Hydrating dan moisturizing sering dirasakan hal yang sama dan tidak jarang dirasakan sebagai strategi marketing, padahal dua-duanya berlainan. Moisturizing berarti melembabkan, sementara hydrating dengan kata lain menghidrasi.

 

Hydrating (menghidrasi) ditujukan guna kulit yang dehidrasi atau kekeringan yang menunjukkan kurangnya air pada kulit, namun sifatnya tidak konstan. Sedangkan moisturizing (melembabkan) ditujukan guna jenis kulit kering dampak kurangnya minyak yang sifatnya konstan pada permukaan epidermis kulit.

 

Biasanya kulit kering dapat diakibatkan oleh sekian banyak  factor, baik dari luar maupun dari dalam. Faktor luar misalnya, penyampaian sinar matahari dan polusi, sedangkan hal dari dalam salah satunya ialah kekurangan cairan tubuh. Ya! Dehidrasi dapat menciptakan kulit Anda kering. Hal ini dapat anda rasakan ketika ada sejumlah bagian dari kulitmu yang mengelupas, terasa kasar, dan tertarik.

 

Untuk menanggulangi masalah ini, anda perlu memakai produk hydrating. Mengapa? Karena produk hydrating adalah jenis pelembab humectant yang bisa meresap ke dalam kulit dengan mudah. Dalam produk-produk hydrating bakal ditemukan kandungan aloevera, propylene glycol, dan hyaluronic acid yang dapat menolong melembabkan kulit.

 

Produk hydrating akan menolong memberikan ekstra kandungan air sampai-sampai kulit tidak akan kekurangan cairan. Produk-produk hydrating seringkali adalah produk water based, sampai-sampai produk ini dapat menolong menstimulasi dan meningkatkan kadar air dalam kulit. Dengan begitu, kulit akan tidak jarang kali lembab dan jauh dari persoalan dehidrasi atau kekeringan di lapisan epidermisnya.

Yuk intip guna dari hidratig toner

 

Hydrating toner ini kerjaannya ialah untuk membalikkan kelembaban pada kulit. Lalu menangkal terjadinya kulit kering, pecah-pecah, dan dehidrasi. Selanjutnya, mempersiapkan kulit guna menerima skin care lain setelahnya. Saat kulit wajah mempunyai kelembaban yang baik, disitulah skin care lainnya bisa terserap ke dalam kulit dengan maksimal. Oleh sebab itu, hydrating toner ini masuk dalam step basic skin care yang memang tahap urgen dan yang pasti, double cleansing yang sangat penting dan mesti sebelum pemakaikan hydrating toner.

  1. Pengganti Moisturizer

Sesuai namanya, faedah hydrating toner ialah memberikan hidrasi pada kulit. Kulit yang terhidrasi dengan baik punya kandungan air yang lumayan dan seimbang sampai-sampai terhindar dari dehidrasi. Untuk pemilik kulit berminyak yang takut dengan clogged pores sebab pelembab yang terlampau mahal, hydrating toner juga dapat digunakan sebagai pengganti moisturizer sebab formulanya yang lebih light, mostly water-based, namun tetap dapat melembapkan.

 

  1. Meningkatkan Efisiensi Skincare yang Dipakai Selanjutnya

Kulit dengan kadar air yang cukup dapat menyerap skincare lebih baik daripada kulit kering. Alasan mengapa double toning dilaksanakan setelah membasuh muka ialah karena sebab produk-produk seperti serum, pelembap, oil, dan sebagainya lebih dapat terpenetrasi dengan baik sesudah kulit dalam suasana terhidrasi. Dengan ini, hasil yang diserahkan produk-produk pun lebih maksimal.

 

  1. Menyeimbangkan Kadar pH

Setelah membasuh muka, biasanya kulit terasa lebih kering dari biasanya. Ini sebab acid mantle (lapisan yang terdiri dari sebum dan keringat) yang mengayomi kulit anda terganggu dan mengakibatkan kulit jadi lebih rentan terhadap bakteri dan iritan. Nah, agar acid mantle nggak terganggu, Anda perlu hydrating toner yang dapat menyeimbangkan pulang kadar pH kulit sesudah proses cleansing.

Lalu bagaimana teknik memilih hydrating toner yang pas? Caranya sangat gampang, cari saja kata-kata pada produk pelembab yang ada soothing, moisturizing, calming, atau hydrating pada produk toner. Jangan tak sempat untuk cek kandungan di dalamnya, bila berisi bahan-bahan melembapkan sepertihalnya gliserin, sodium PCA, hyaluronic acid, aloe vera, chamomile, rosewater, dan lain-lain.




Komentar Artikel "Perbedaan Hydrating Dengan Moisturizing"