Kulitmu Butuh Hydrating atau Moisturizing? - PRATISTA

Kulitmu Butuh Hydrating atau Moisturizing?

1 bulan yang lalu      Informasi Seputar Kulit dan Kecantikan

Kulitmu Butuh Hydrating atau Moisturizing?

Sudah tahu belum, bila moisturizing dan hydrating mempunyai makna yang berbeda? Banyak yang dapat dipelajari dari dunia kecantikan. Yang kadang makin buat bingung ialah beberapa istilah tidak jarang terdengar sama. Di antaranya ialah hydrate dan moisturize. Dua urusan ini tidak jarang banget dipakai untuk urusan yang sama, hydrating/ moisturizing skin. Namun apakah dua-duanya hal yang sama?

 

Hydrating

Kulit yang mengalami dehidrasi atau kurang air memerlukan produk yang bisa menghidrasi. Kulit dapat merasakan dehidrasi dari sekian banyak  faktor, salah satunya pemakaian produk perawatan yang berisi bahan-bahan yang tidak bisa diterima oleh kulit bayi yang sensitif misalnya kandungan bahan kimia yang berbahaya.

Jika Anda memiliki situasi seperti ini maka bisa mengatasinya dengan menyerahkan produk perawatan kulit eksklusif bayi yang memiliki faedah hydrating. Tujuan utama produk hydrating ialah untuk menambah kandungan air dalam kulit guna melawan dehidrasi, menangkal tanda-tanda penuaan dan mengayomi kulit. Umumnya produk hydrating adalah pelembab berjenis humectant yang bisa menyerap air ke dalam kulit.

Produk hydrating mempunyai tekstur lebih cair (water-based) dan seringkali berisi aloe vera, propylene glycol, glycerin, hyaluronic acid atau pantenol.

 

Moisturizing

Kulit kering memerlukan produk yang bisa melembapkan kulit. Kondisi kulit kering terjadi sebab ketidakmampuan kulit guna menghasilkan jumlah minyak yang diperlukan untuk mengunci dan mengawal kelembapan. Hal itu dapat ditanggulangi dengan memakai produk yang tergolong ke dalam kelompok moisturizing.

Moisturizing memiliki faedah untuk mengunci kelembapan dan menangkal hilangnya kelembapan pada kulit. Produk moisturizing lazimnya akan menyerahkan efek kulit terasa lebih lembut dan halus. Di samping itu, moisturizing bermanfaat untuk menangkal moisture loss, bukan meningkatkan moisture di kulit.

Produk moisturizing eksklusif lazimnya berisi bahan dasar yang alami contohnya petroleum jelly, jojoba oil, argan oil, avocado oil, sweet almond oil, macadamia nut oil, cottonseed oil dan shea butter yang bermanfaat untuk menghambat penguapan air pada permukaan kulit.

  1. Gimana teknik membedakan kulit yang perlu hydrating atau moisturizing?

Karena anda sudah tahu dua urusan di atas berbeda, Anda pun harus tahu jenis kulit ini perlu yang mana. Menentukan keperluan kulit sendiri ialah langkah kesatu untuk memahami apakah kulit dehidrasi atau kering. Kedua urusan ini punya tanda yang serupa, tapi bila diperhatikan, terdapat yang berbeda.

Kulit dehidrasi bakal terasa kering dan bahkan memproduksi minyak yang banyak, sedangkan kulit kering bakal terasa pecah-pecah, kayak telapak kaki yang kapalan gitu. Ingat, dapat saja kulit Anda kering dan dehidrasi secara bersamaan. Kalau anda dehidrasi maka perlu air. Kalau kulit kering, Anda perlu pelembab.

  1. Gimana teknik mengatasi kulit dehidrasi?

Sebenarnya sangat sederhana, pakai produk-produk yang berisi hyaluronic acid dan aloe vera karena dapat mengikat kadar air di kulit sampai-sampai akan terjaga kandungan air di kulit.

  1. Gimana teknik mengatasi kulit yang kering?

Kulit kering perlu minyak lebih guna terjaga kelembabannya. Solusi mudah ialah dengan menambahkan facial oil ke dalam rutinitas skincare Anda atau gunakan produk-produk yang berisi minyak.

  1. Gimana teknik melembabkan dan menghidrasi kulit?

Kalau anda punya jenis kulit yang perlu hydrating dan moisturizing, metodenya juga mudah untuk mengatasinya. Campur pelembab andalan dengan sejumlah tetes hyalurinic acid. Atau anda juga dapat pakai pelembab yang berisi hyaluronic acid supaya kedua manfaat dapat Anda rasakan.




Komentar Artikel "Kulitmu Butuh Hydrating atau Moisturizing?"